Senin, 20 Februari 2012

Belanja Online

Catatan kecil dari pengalaman belanja online..
Belanja online memang mengasyikkan tapi harus hati-hati dan bolak-balik cek loh sebelum akhirnya memutuskan bertransaksi..
Ibu yang satu ini punya beberapa tips sewaktu belanja online (yang biasa dilakukan lewat facebook atau multiply)

1. Kenal dengan penjualnya
Kalau ini sih sudah pasti ya, kalau kenal secara nyata (bukan cuma di internet) pastinya merasa aman karena kalau ada apa-apa bisa ditelepon, diemail, didatangi, dst dst. Minimal bila si penjual kenal dengan salah satu teman dekat kita, ya bisa tanya-tanya dan minta pendapat. Lagipula belanja dengan kenalan banyak manfaatnya, secara langsung membantu yang punya dagangan, mendapatkan barang yang jaminan mutu, dan menjalin silaturahmi *uhuk.. Hehehe bukan sok mulia sih tapi kira-kira kan begitu ^_^

2. Survey harga
Biasanya sih si ibu jarang main-main ke Mangga dua atau ITC (ga sempet, huhuhuhuuuu) tapi sekali-sekali ya ada lah, dari bazaar atau minimal mal-mal dekat rumah, atau cerita teman-teman tentang petualangan belanja mereka. Dari situ kira-kira jadi punya patokan yang namanya panci bentuk doraemon kira-kira harganya berapa ya? Cara lain yang paling mudah pastinya dengan search di google :D cerdas banget dehh! Hari gini ya, semua info sudah tersedia di google, tinggal dicari yang termurah berapa, keseringan ada di kaskus (tangan pertama kali ya?), atau tokobagus, dan lain tempat sebagainya. Pokoknya intinya jangan sampai sudah deal membeli terus menyesal karena ternyata di toko sebelah lebih murah! Kasus khusus kalau barangnya hand made ya, nah kalau yang ini susah juga karena tidak bisa dibandingkan.

3. Transparansi harga
Ini juga penting, harga yang tercantum itu sudah nett atau belum? Apa ada tambahan pajak? Jasa bungkus? Jasa antar? Biaya transfer (atm bersama, prima, dll)? Biasanya ongkir (ongkos kirim) akan dikenakan di luar harga yang tercantum dan tergantung berapa kilo. Tapi tenang saja, namanya Indonesia kita tetap boleh menawar dong! Sebelumnya mohon maaf, takut penjualnya tersinggung, tapi namanya mencoba kan tidak ada salahnya.. Siapa tau lagi ada promo discount 70% *ngarep atau minimal free ongkir untuk barang yang kita mau, atau karena kita belanja 2-3 items jadi ya dibulatkan saja jumlahnya buat penglaris :D. HATI-HATI kalau barang yang ditawarkan masih baru tapi sangat jauh murahnya dari harga pasaran! If it's too good to be true, then most probably it is. Ngga mau kan udah transfer 2 juta buat hape anyar tau-tau dikirimi batu bata?!

4. Pait-pait
Bila nilai transaksinya besar (menurut saya sih di atas 200rb, tapi batas orang beda-beda) maka sebaiknya di awal kita tanyakan dulu kalau-kalau bagaimana? Kalau barangnya ternyata kita tidak suka? Ya salah sendiri kenapa dipesan! Kalau ukurannya tidak cocok? Makanya sebelum bayar minta penjualnya untuk mengukur dulu (biasanya baju/sepatu/sprei). Kalau barangnya cacat? Naahh yang model-model begini nih harus jelas dulu boleh ditukar kah? Kalau barangnya berbeda dengan di foto? Sering terjadi loh, terutama untuk sepatu yang custom made.. Jadi sebaiknya dari awal ditanya dulu pait-paitnya bagaimana supaya sama-sama enak :D

5. Rekomendasi
Terakhir, karena cuma kepikiran segini, bila anda puas dengan barang maupun pelayanan seorang penjual, maka tunjukkanlah. Bisa dengan testimonial (ditulis di blog anda atau cukup di wall fb si penjual) maupun cerita mulut-ke mulut dengan teman-teman. Pastinya kalau puas kita mau dia tetap berjualan dong, supaya kalau ada rejeki lagi bisa belanja lagi! Hidup!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar